Assalamualaikum

Selamat Datang di ukki-ubaya

Nantikan Kegiatan Kami

Kami mempersembahkan Acara dan Kegiatan seru Lomba Karya Opini, Pengobatan gratis, Tabligh Akbar, Seminar, Talk Show, dan Rekor Muri

Keceriaan bersama kami

Prev Next

Cinta kepada Mu'min dan Muslim

Apa beda "Muslim" dengan "Mu'min"?
Mengapa lebih didahulukan tingkatannya untuk soal cinta, Mu'min daripada Muslim?
(dengan gubahan seperlunya)

Ada pertanyaan lagi dari seorang teman, ketika Notes "Cinta yang Adil" saya tulis. Disitu saya menempatkan kecintaan kepada orangorang beriman lebih didahulukan ketimbang kecintaan kepada orang muslim sekalipun? Mengapa demikian? Saya coba uraikan, meski saya akui opini tetaplah mengandung magnet diskusi dan pro-kontra.

Ini penjelasan saya, semoga bermanfaat :

Allah berfirman,

Orang-orang Arab Badui itu berkata: "Kami telah beriman." Katakanlah: "Kamu belum beriman, tapi katakanlah 'kami telah tunduk', karena iman itu belum masuk ke dalam hatimu; dan jika kamu taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia tidak akan mengurangi sedikitpun pahala amalanmu; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

---Q.S Al-Hujurat 14---

Allah sendiri memisahkan pengertian "Orang-orang beriman" dengan "Orang-orang muslim (tunduk, berserah diri)". Sebab, pembeda diantara keduanya (Muslim dan Mu'min) adalah soal iman yang masuk atau tidak ke dalam hati kita.

Keimanan itu pula yang membuat seseorang tergerak untuk taat atau tidak kepada Allah dan Rasul-Nya. Seorang mu'min akan terlecut dan terpacu untuk menaati perintah dan larangan-Nya, sedangkan seorang muslim masih berpikir ulang apakah ia akan mengerjakan atau menjauhinya.

Karena itulah kecintaan kepada orang-orang beriman lebih didahulukan daripada orang-orang muslim. Karena dari merekalah, kunci-kunci surga dapat dibuka.

Bukankah pintu-pintu surga hanya dapat dibuka oleh amalan-amalan imani yang spesifik saja?

Menurut beberapa riwayat, ini adalah nama-nama pintu surga :

1. Babut Taubat : Pintunya orang-orang yang ahli taubat
2. Babush Shalat : Pintunya org2 yg ahli shalat
3. Babur Rayyan : Pintunya org2 yg ahli puasa
4. Babuz Zakat : Pintunya org2 yg ahli zakat dan shadaqah
5. Babul Walidain : Pintunya org2 yg ahli berbakti kepada kedua orgtua
6. Babul Hajj : Pintunya org2 yg hajinya diterima oleh Allah Swt
7. Babul Jihad : Pintunya org2 yg berjihad dengan harta dan jiwa mereka di jalan Allah
8. Babur Rahmah : Pintunya org2 yg pernah mengucapkan Syahadat dan terjaga sampai akhir hidupnya, yang tidak memiliki spesifikasi amalan-amalan di atas.

Nah, 7 dari 8 pintu surga hanya dapat dimasuki oleh para Amilin, ornag-orang yang beramal. Dan amal shalih itu dikerjakan apabila ada dorongan hati untuk mengerjakannya.

Dorongan hati muncul karena rasa cinta kepada sesuatu titik keyakinan. Allah adalah Maha Cinta, dan karenanya Allah mencintai orang-orang beriman dan beramal shalih.

Wallahu 'alam ^_^


oleh Mochamad Redza Kusuma pada 08 Februari 2011 jam 20:32